Tag Archives: jiwa

Merajut Manfaat

 

Manfaat adalah rangkaian kebaikan
Memendar hingga mengelaborasi
Merasuk dalam sikap yang lain
Menjadikan lebih baik

Rajutan kebaikan berbuah manfaat
Shaleh sosial dari kumpulan shaleh diri
Menyentuh jiwa yang putih
Menjadikan lebih baik

Dunia bising akan olokan
Sudah saatnya berkonsentrasi pada manfaat
Manfaat buatku, buatmu dan buat semua
Menjadikan Lebih Baik

Selamet hariadi – 7 Oktober 2013

Jiwa yang Lelah

Duhai Jiwa yang lelah…
Apakah Engkau punya agama?
Agama yang jadi Sandaran hati di setiap koyakan peluru
Mengapa Engkau Menelusup menjadi serupa namun tak sama?
Gayamu Menampar kehidupan dengan cara perbedaan
Perangaimu Membuat Beda untuk mendapat Perhatian
.
Tahukah Engkau sahabat…
Waktu terus Berjalan
Bumi terus mengintari sosok Surya
Angin mengalir ke berbagai pelosok
Hati kadang tak nyaman akan sangkaan
Sangkaan yang mmebuatmu berubah
Namun… berubahlah dengan elok
Seelok Kedamaian yang kau Idamkan
.
Dimanakah Tuhan yang kau Akui?
Jika engkau mendewakan Egomu
Membuat kotor mereka yang telah berlindung
Mengaduk Perih keunikan yang telah serasi
.
Duhai Jiwa yang butuh Kawan
Carilah jiwa yang membuatmu Nyaman
Bukan dengan cara seperti hewan
Hingga kau terkenal karena Sikap Setan
Semoga Engkau Segera menemukan Kenikmata
Dalam Agama atas Nama Tuhan
.
Indah nian sikapmu jika Rupawan
Elaborasi dalam jiwa setiap Insan
Tak sekedar Nama yang membuatmu Terkenal
Namun juga kebaikanmu yang kental

Puisi Headline Kompasiana

Pagi Ulangan?

Embun kian beriringan membasahi
Mentari kian kokoh mempersiapkan diri
Manusia mulai terlepas dari nikmatnya mimpi
Suara mulai berirama mengkaji

Elaborasi kehidupan yang terulang
Semua seakan sebagai aktivitas
Ulang dan seakan terulang
Posisi Bumi tentu berbeda batas

Posisi Fisik mungkin seperti ulangan
Namun jiwa dan sikap tentu berbeda
Tantangan tentu juga lain lagi
Solusi tentunya harus Lebih Baik