Monthly Archives: November 2014

Pekerja-pekerja Pagi

Pekerja-pekerja Pagi Puisi.SelametHariadi.com

Ayam belum tersadar untuk bernyanyi
Sang mentari masih sibuk di bagian lain Bumi
Sebagian manusia masih terlelap keindahan mimpi
Kabut dan embun masih elok menari
.
Pekerja-pekerja pagi memulai hari
Melawan kantuk yang melingkari
Melupakan kegalauan sementara
Yang dituju pada kenikmatan Hidup yang setara
.
Kehidupan baru dimulai sebelum yang lain memulai
Mengais rezeki dalam dengan cara yang gemulai
Meski kadang ada yang sumbing berujar
Tetap bekerja daripada membalas dengan menampar
.
Pekerja-pekerja Pagi menerobos kemalasan
Kemalasan dalam aktivitas memuliakan diri
Diri yang terbaik hingga dikenal saat jadi batu nisan
Batu nisan yang tak hanya diam membisu sendiri
.
Pekerja-pekerja pagi memang tak seelok pekerja siang
Melawan gelisah pagi dengan lantang
Bukan hanya berkutat dalam rantang
Namun semangat menyambut tiba siang

*SH
**untuk mereka Pekerja Pagi yang semangatnya menginspirasi

_
Headline on Kompasiana, Kompasiana is Indonesia biggest citizen journalism.

Jalani Semua

 

Jalani saja semua yang kau rasakan
Kita pasti bisa melewatinya
Anggap saja mudah
Namun tetap Serius mengerjakannya

Bukankah Tuhan sangat dekat dengan kita?
Kenapa kita masih galau?
Coba cek kondisi Iman dengan Ibadah kita
Perbaiki untuk melepaskan kegalauan

Jalani Saja apa yang kita hadapi
Hidup memang harus dijalani
Kita tak bisa memilih masa lalu
Namun kita bisa memilih seperti apa masa depan

Jalani saja dengan renungan
Bukan dengan candaan merendahkan
Optimalkan apa yang perlu dioptimalkan
Langkah hidup harus tetap tegak di tiap jalan
_
Selamet Hariadi

Aliran Kelelahan

 

Lelah…
Mengalun dalam imaji tentang mimpi
Mengerjakan pekerjaan dengan kesungguhan
Tenaga terkuras, Fikiran tersambung neutron

Mengalirkan semangat, menjemukan kebosanan
Hidup melanglang dengan kegembiraan
Biarkan celotehan tanpa bentuk
Serahkan pada Tuhan yang menentukan

Mengalirkan Puncak tertinggi
Saat itu… kelelahan jadi tak guna
Sewaktu itu… kebosanan jadi tak memantik
Bergelora dalam diri tentang langkah

Aliran kelelahan mendendang indah
Senyum-senyum indah menyapa
Memberi tenaga penghilang kelelahan
Menambah Iman dalam lingkaran kehidupan

Melihat ke luar

Hidup tak hanya sendiri menyendiri
Hidup tak hanya ramai segolongan
Hidup itu luas, bahkan sangat luas
Hidup itu lebar, bahkan sangat lebar

Menelisik isi hati tiap waktu
Melihat diri untuk koreksi
Koreksi diri melihat yang lain
Melihat ke luar bahwa ada yang lain

Lihat mereka yang jadi pelajaran
Atau kita yang jadi pelajaran
Pelajaran bagi mereka dan kita
Agar hidup Terbaik dari waktu-waktu sebelumnya

Melihat ke luar… ada banyak hal
Melihat ke luar… temui banyak lafal
Melihat ke luar… banyak pelajaran di setiap jengkal
Melihat ke luar… dari yang diterima sampai mental

Melihat ke luar untuk perbaikan di dalam
Kita tahu hidup tak hanya sendiri
Karena keburukan harus padam
Agar selalu kebaikan dalam diri
_
Selamet Hariadi