Monthly Archives: March 2015

Diam untuk Sesaat

Diam…
Sebuah kata indah namun juga kurang indah
Entah darimana kita melihat
Entah darimana kita tahu hal itu

Diam…
Dalam agama lebih baik daripada berkata tak manfaat
Dalam Kehidupan lebih baik daripada tak bermakna
Dalam jiwa lebih baik daripada merusak moral

Diam Untuk Sesaat…
Sesaat untuk tak ikut mengatur
Sesaat untuk hanya melihat
Sekejab untuk tak ikut campur

Diam bisa jadi Amanah
Saat memang diperlukan untuk hal itu
Dalam kebesaran pendidikan dan pengajaran
Bukan sekedar mengarahkan
Namun biar merasa…
Merasa perlu mencari arah sendiri

Biarlah kehidupan berjalan…
Diamlah… saat memang sudah cukup
Mampu bicara… namun mungkin belum merubah
Mampu berbuat… namun mungkin tak kuasa

Tuhan…
Dalam diam ini, bukan maksud membiarkan
Bukan maksud mengembangkan yang kurang baik
Maksud hati agar Tuhan yang mengaturnya…

Diam mungkinadalah jawaban tepat
Dari menjawab penghinaan yang tak bermakna
Diam adalah jalan terbaik
Dari nasehat yang tak didengarkan

Biarlah… Biarlah Tuhan yang memutuskan
Siapa yang benar… siapa yang berhak menjadi baik
Bagaimana kehidupan berjalan berkualitas…
Semoga Diam yang Sesaat adalah hal Tepat
_
Selamet Hariadi_13 Maret 2015

Menikmati Lelah

 

Lelah… apakah itu?
Lelah hanyalah sebuah akibat
Lelah adalah rasa yang sementara
Biarlah saja lelah itu…

Nikmati apa yang dilelahkan
Kenikmatan bisa mengaburkan banyak hal
Semoga nikmatnya lelah bisa menambah semangat
Semangat ke arah lebih baik

Indah… bila dinikmati dengan kenyamanan
Nyaman di segela kondisi
Meski lelah… tetap meju terus
Karena hidup harus berkualitas

Lelah dirasakan dengan dinikmati
Bukankah akan merasa merana?
Tentu akan merasa lebih baik
Jika seluruh organ digunakan untuk Allah